Bangun Solidaritas dan Gaya Hidup Sehat, Dispora Kukar Gelar Halal Bi Halal Goweser

image

Kutai Kartanegara – Suasana di Pendopo Odah Etam, Kutai Kartanegara, dipenuhi oleh semangat kebersamaan dan antusiasme masyarakat. Ratusan pesepeda berkumpul untuk mengikuti kegiatan Halal Bi Halal Goweser yang diinisiasi oleh Dinas Pemuda dan Olahraga (Dispora) Kutai Kartanegara. Kegiatan ini tidak hanya berfungsi sebagai ajang silaturahmi pasca Lebaran, namun juga sebagai wadah untuk mempromosikan gaya hidup sehat dan membangun solidaritas antar komunitas.

Pada kesempatan tersebut, Bupati Kukar, Edi Damansyah, turut hadir dan memberikan semangat langsung kepada peserta. Ia memimpin pelepasan goweser dan bahkan ikut mengayuh sepeda bersama peserta menuju Waduk Panji Sukarame, menyusuri rute yang menyatukan semangat kebugaran dan kebersamaan.

“Halal Bi Halal ini bukan hanya soal tradisi, tapi juga momentum membangun solidaritas antarwarga. Kita ingin gaya hidup sehat menjadi bagian dari budaya masyarakat Kukar,” ujar Edi Damansyah, pada Minggu pagi (13/4/25) di sela kegiatan.

Keunikan acara ini terletak pada keberagaman peserta. Tak hanya dari Kukar, pesepeda datang dari berbagai kota seperti Samarinda, Balikpapan, Bontang, hingga Kutai Timur. Dari komunitas sepeda modern hingga penggemar sepeda onthel klasik lengkap dengan atribut jadul, semuanya larut dalam kemeriahan yang meriah namun akrab.

Disamping itu, Kepala Dispora Kukar, Aji Ali Husni, mengungkapkan bahwa antusiasme peserta melebihi ekspektasi. Target awal sebanyak 350 peserta ternyata melesat hingga lebih dari 500 orang, menandakan meningkatnya kesadaran masyarakat terhadap pentingnya olahraga dan pola hidup aktif.

“Antusiasme ini luar biasa. Ini jadi bukti bahwa masyarakat mulai sadar pentingnya menjaga kebugaran. Apalagi setelah Ramadan, ini saat yang tepat untuk kembali mengaktifkan tubuh,” kata Aji.

Tak sekadar kegiatan seremonial, gowes ini juga merupakan bagian dari misi jangka panjang Dispora Kukar untuk menghidupkan ruang publik sebagai pusat aktivitas positif. Selain menyediakan fasilitas, Dispora juga mendorong kolaborasi komunitas agar ekosistem olahraga lokal bisa tumbuh sehat dan berkelanjutan.

“Kami ingin komunitas olahraga tumbuh dan berkembang dengan dukungan ekosistem yang sehat, baik dari fasilitas maupun dari kolaborasi antarinstansi,” pungkasnya. (adv/diskom/aw)

Peringatan Plagiarisme
Dilarang mengutip, menyalin, atau memperbanyak isi berita maupun foto dalam bentuk apa pun tanpa izin tertulis dari Redaksi. Pelanggaran terhadap hak cipta dapat dikenakan sanksi sesuai UU Nomor 28 tahun 2014 tentang Hak Cipta dengan ancaman pidana penjara maksimal 10 tahun dan/atau denda hingga 4 Miliyar.
  • Tags:

0 Comments:

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *