Bejaguran Transformasi Olahraga Tinju Bebas

image

Kutai Kartanegara - Bejaguran, yang awalnya dikenal sebagai pertarungan jalanan, kini telah bertransformasi menjadi olahraga tinju bebas profesional yang menarik perhatian banyak kalangan, khususnya di Kutai Kartanegara (Kukar). Dengan dukungan dari Dinas Pemuda dan Olahraga (Dispora) Kukar, program pembinaan yang terstruktur dan terarah telah disiapkan untuk mendukung atlet berbakat, mempersiapkan mereka untuk bersaing di tingkat nasional maupun internasional.

Dispora Kukar telah menunjukkan komitmennya dalam membina atlet Bejaguran melalui program Pusat Pendidikan dan Latihan Pelajar Daerah (PPLPD). Program ini tidak hanya fokus pada pelatihan fisik, tetapi juga pengembangan mental dan strategis

Aji Muhammad Ari Junaidi, Kepala Bidang Pembudayaan Dispora Kukar, menjelaskan bahwa pembinaan terhadap atlet Bejaguran sudah dimulai sejak lama, bahkan sebelum mereka memenangkan perlombaan. Ini menunjukkan bahwa upaya pengembangan talenta dilakukan secara berkelanjutan dan berorientasi pada hasil jangka panjang.

“Beberapa atlet Bejaguran yang berhasil menorehkan prestasi sudah tergabung dalam PPLPD. Artinya, mereka telah mendapatkan pembinaan sejak awal agar siap bersaing dalam ajang yang lebih besar,” ungkapnya.

Sementara itu, semua atlet, terutama yang baru bergabung, mendapatkan akses yang sama terhadap sumber daya dan pelatihan. Dispora Kukar harus terus berupaya membuka peluang untuk mendukung bagi semua atlet, sehingga mereka dapat berkembang sesuai potensi masing-masing.

“Bagi mereka yang ingin mendapatkan pembinaan lebih lanjut, seleksi selalu terbuka. Jika mereka memenuhi kriteria, tentu ada peluang untuk bergabung dengan PPLPD dan mendapatkan pelatihan yang lebih intensif,” tambahnya.

Di sisi lain, PPLPD berfokus pada pembinaan atlet berdasarkan kelompok umur, yang memungkinkan pelajar berprestasi untuk mendapatkan pelatihan yang lebih profesional. Dengan pendekatan ini, Dispora Kukar berupaya untuk memastikan bahwa setiap atlet menerima pelatihan yang sesuai dengan tahap perkembangan mereka, baik secara fisik maupun mental. Pembinaan ini mencakup berbagai aspek, mulai dari teknik olahraga hingga pengembangan karakter dan disiplin.

“Program ini tidak hanya bertujuan mencetak atlet berbakat, tetapi juga membangun generasi muda yang siap bersaing di level nasional maupun internasional,” jelas Ari.

Lebih lanjut, pihaknya berharap bahwa dengan program PPLPD yang berkelanjutan, semakin banyak atlet muda yang mampu berkembang dan menembus kompetisi bergengsi. Ini sejalan dengan visi jangka panjang untuk meningkatkan kualitas olahraga di daerah dan menciptakan gaya hidup sehat di kalangan pemuda. (adv/diskom/aw)

Peringatan Plagiarisme
Dilarang mengutip, menyalin, atau memperbanyak isi berita maupun foto dalam bentuk apa pun tanpa izin tertulis dari Redaksi. Pelanggaran terhadap hak cipta dapat dikenakan sanksi sesuai UU Nomor 28 tahun 2014 tentang Hak Cipta dengan ancaman pidana penjara maksimal 10 tahun dan/atau denda hingga 4 Miliyar.
  • Tags:

0 Comments:

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *