Kutai Kartanegara – Kelurahan Bukit Biru, Kecamatan Tenggarong, tengah mempersiapkan pembangunan embung multifungsi sebagai langkah strategis untuk mendukung ketahanan air dan membuka peluang ekonomi baru bagi masyarakat. Proyek ini direncanakan berlokasi di kawasan RT 19 hingga RT 20 dan saat ini dalam tahap perencanaan oleh Dinas Pekerjaan Umum (PU) Kukar.
Pelaksana Tugas (Plt) Lurah Bukit Biru, Seri Herlinawati, menyebut pembangunan embung ini akan diarahkan untuk dua tujuan utama: memperkuat irigasi pertanian dan menjadi destinasi wisata lokal.
“Embung ini kami harapkan bisa menjawab dua kebutuhan sekaligus, yaitu menjamin suplai air untuk petani dan menjadi tempat wisata yang ramah keluarga,” ujar Seri, Jumat (6/6/2025).
Ia menuturkan, selama ini petani di wilayah Bukit Biru kerap kesulitan mendapatkan air, terutama saat musim kemarau. Dengan adanya embung, diharapkan pengairan pertanian akan lebih terjamin dan produktivitas petani meningkat.
Tak hanya fokus pada sektor pertanian, embung tersebut juga diproyeksikan menjadi tempat rekreasi masyarakat. Menurut Seri, kawasan sekitar embung dapat dikembangkan menjadi ruang publik yang ramah pengunjung, lengkap dengan warung, tempat santai, hingga spot foto yang menarik.
“Potensi ekonomi dari embung ini cukup besar. Warga bisa membuka usaha kecil di sekitar lokasi. Jadi, bukan hanya pertaniannya yang terbantu, tapi juga sektor UMKM-nya bisa tumbuh,” jelasnya.
Seri optimistis bahwa proyek ini akan memberikan dampak positif jangka panjang bagi Kelurahan Bukit Biru, baik dari sisi ketahanan pangan maupun pemberdayaan ekonomi masyarakat.(adv/diskom/aw)
“Kami ingin manfaat embung dirasakan langsung oleh warga, bukan hanya sebagai infrastruktur fisik, tapi juga sebagai penggerak ekonomi lokal,” pungkasnya.
0 Comments:
Leave a Reply