Samarinda — Aula eks Kantor Dispora Kaltim, Samarinda, menjadi saksi langkah awal gerakan olahraga nasional di Kalimantan Timur. Sebanyak 1.200 pelajar PAUD dan TK dari Yayasan Adi Darma mengikuti kunjungan yang diinisiasi oleh Desain Besar Olahraga Nasional (DBON) Kaltim.
Dalam tiga hari, mulai 19 November 2024, para pelajar diberikan pengalaman langsung mengenal olahraga. Salah satu kegiatan yang menarik perhatian adalah memukul papan gabus yang menyerupai kayu, sebuah simbol sederhana untuk menanamkan semangat olahraga sejak dini.
"Masih banyak yang diminta masuk untuk ikut. Ya mudah-mudahan bisa masuk semua lah. Itu harapannya," ungkap Kepala Pelaksana Sekretariat DBON Kaltim, Zairin Zain.
Tak hanya itu, atlet muda dari cabor panahan, pencak silat seni, dan taekwondo turut hadir menunjukkan aksi mereka. Penampilan ini dirancang untuk membangun rasa kagum sekaligus memotivasi generasi muda.
"Nah sekarang kita mengimbau, di samping mengingatkan anak-anak ini bisa mau berolahraga, tetapi juga misi kita yang mengolahragakan masyarakat yang kita utamakan," tambah Zairin.
Kegiatan ini menjadi momentum penting untuk memulai perubahan. DBON Kaltim berharap gerakan ini mampu menginspirasi masyarakat agar lebih peduli terhadap olahraga sebagai bagian dari gaya hidup. (*)
0 Comments:
Leave a Reply