Samarinda — Keberhasilan Firdaus, atlet para renang asal Balikpapan, di Peparnas Solo menjadi kabar baik bagi Kalimantan Timur. Ia berhasil meraih medali emas di nomor 200 meter gaya bebas serta medali perunggu di nomor 400 meter gaya bebas.
Perjalanan hidup Firdaus tidak selalu mulus. Pada 2010, sebuah kecelakaan saat ia masih SMA mengubah segalanya. Namun, berkat dukungan teman-teman dan lingkungannya, ia menemukan semangat baru melalui renang. “Dukungan teman-teman memberikan saya semangat baru,” katanya.
Firdaus sudah mencatatkan prestasi sebelumnya. Pada Peparnas Papua, ia meraih medali perak dan perunggu. Baginya, kunci kesuksesan adalah ketekunan. “Yang terpenting adalah tetap semangat dan terus berlatih. Tanpa latihan, tak ada kemenangan,” ujarnya.
Kesuksesan Firdaus juga tidak lepas dari peran pemerintah daerah. Dinas Pemuda dan Olahraga Kaltim terus berupaya meningkatkan kualitas pelatih dan fasilitas. “Kita akan terus lakukan peningkatan ya, selain sarana dan prasarana tentu SDM seperti pelatih perlu kita persiapkan,” ujar AA Bagus Surya Saputra Sugiarta.
Bagi Kalimantan Timur, Firdaus adalah kebanggaan. Lebih dari sekadar peraih medali, ia adalah inspirasi bagi para penyandang disabilitas untuk tetap berjuang dan bermimpi.(*)
0 Comments:
Leave a Reply