Kutai Kartanegara – Pemerintah Desa Loa Raya, Kecamatan Tenggarong Seberang, terus mendorong penguatan sektor pertanian dengan menggandeng petani milenial sebagai ujung tombak transformasi. Langkah ini dinilai strategis untuk menghadapi tantangan modernisasi dan perubahan iklim yang mempengaruhi produktivitas lahan pertanian.
Kepala Desa Loa Raya, Martin, menyampaikan bahwa keterlibatan generasi muda di sektor pertanian memberikan semangat baru bagi pembangunan desa, terutama dalam adopsi teknologi dan metode bercocok tanam yang lebih efisien.
“Saat ini ada 25 petani milenial yang aktif mengelola lahan pertanian di desa kami. Mereka sangat berperan dalam upaya peningkatan hasil tani,” ungkap Martin, Kamis (8/5/25).
Menurutnya, para petani muda tersebut tidak hanya berkontribusi secara fisik, namun juga membawa pola pikir inovatif yang mulai diterapkan di lapangan. Meski begitu, sektor pertanian di Desa Loa Raya masih menghadapi tantangan besar, salah satunya adalah kondisi cuaca ekstrem yang tak menentu.
“Kadang musim kemarau menyebabkan kekeringan, tapi saat hujan justru banjir melanda. Ini jelas berpengaruh terhadap produktivitas,” tambah Martin.
Untuk mengatasi persoalan tersebut, Pemerintah Desa Loa Raya telah merancang sejumlah langkah konkret, seperti peningkatan sistem irigasi dan pemanfaatan teknologi pertanian modern. Selain itu, pelatihan dan bantuan sarana produksi juga terus diberikan agar petani, khususnya kalangan milenial, dapat lebih siap dalam menghadapi dinamika sektor pertanian.
“Kami ingin petani tidak hanya sekadar bertahan, tapi juga berkembang dan sejahtera. Oleh karena itu, dukungan pelatihan dan fasilitas menjadi prioritas,” ujarnya.
Martin berharap, dengan sinergi antara pemerintah desa dan petani milenial, sektor pertanian di Loa Raya bisa tumbuh lebih pesat dalam beberapa tahun mendatang dan memberikan dampak ekonomi yang nyata bagi masyarakat.
“Kami optimistis, dengan semangat anak muda dan komitmen bersama, pertanian di desa ini akan menjadi sektor andalan,” pungkasnya. (adv/diskom/aw)
0 Comments:
Leave a Reply